Tips Desain Walk In Closet Minimalis Wanita!

Bagi para penyuka fashion, lemari baju biasa memang terasa tak pernah cukup untuk menampung seluruh koleksi yang dimiliki. Karena itulah, sebaiknya pertimbangkan untuk membangun walk in closet.

Koleksi pakaian, aksesori, sepatu, hingga tas yang menumpuk bisa menimbulkan masalah. Hal ini tak hanya membuat ruangan tampak berantakan, tetapi juga dapat merusak koleksi milikmu pada akhirnya. Tak heran beberapa pemain Situs Judi Slot Online Jackpot Terbesar juga memberi informasi kepada para bettor baru untuk merapikan Walk In Closet mereka agar tertata rapi sehingga mereka bisa fokus dalam bermain mesin slot.

Istilah closet mulanya hanya digunakan untuk sebuah kamar kecil yang bersebelahan dengan kamar tidur dan pribadi. Meskipun ukuran kamar ini bervariasi, kamar-kamar itu selalu khusus untuk orang kaya.

Secara definisi, walk in closet sebetulnya merupakan sebuah ruangan untuk menyimpan pakaian seseorang seperti pakaian, sepatu, dasi, ikat pinggang, perhiasan, dan lainnya. Ruangan ini juga bisa menjadi tempat untuk berpakaian dan merias wajah.

Dengan ukuran dan penataanya diharapkan bisa memudahkan untuk menyebarkan barang-barang dan menata pakaian serta aksesoris berdasarkan jenis barang dan warna.

Walk in closet biasanya memiliki rak untuk mengatur sepatu, topi, tas, dan kotak. Hal itu yang dapat membantu Anda menemukan apa yang diinginkan tanpa harus memindahkan barang lain.

Namun, jika Anda tidak pandai mengatur rasanya akan sama saja. Sayang bukan sudah punya walk in closet tapi malah jadi bencana? Sehingga Anda tetap kesulitan menemukan sesuatu dan terlambat ketika ada acara.

Solusinya, manfaatkanlah salah satu ruangan di rumah untuk membangun ruang pakaian. Tak perlu lapang dan megah, kamu bisa membangun walk-in closet sederhana. Mau tau caranya? Yuk simak di bawah.

1.Ukuran Ideal, Lokasi Terbaik dan Lemari Tanam

Ukuran Ideal, Lokasi Terbaik dan Lemari Tanam

Untuk membangun ruang pakaian di situs slot online terbaik yakni MOJOBET89, setidaknya kamu membutuhkan ruang seluas 6 meter persegi. Ukuran di atas adalah angka minimal, sementara idealnya ruangan yang kamu gunakan berukuran sekitar 13 meter persegi.

Jangan khawatir, meski menggunakan patokan minimal, fungsi ruang pakaian sudah bisa terpenuhi, kok. Terlebih jika kamu pandai menata ruangan agar tidak tampak sumpek. Jangan lupa untuk mencari inspirasi desain walk-in closet sebelum membangunnya.

Ruangan ini paling tepat dibangun di dekat kamar tidur atau kamar mandi. Posisi ini akan memudahkanmu untuk bergerak cepat setelah mandi atau ketika akan berganti pakaian di malam hari. Akan tetapi, jika ini tak memungkinkan kamu juga bisa membangunnya di area lain, kok.

Agar ruangan tidak sumpek, sebaiknya kamu menggunakan lemari tanam. Atau pilih lemari semi tanam yang sebagian kerangkanya masuk ke dalam dinding.

Desain satu ini akan membantumu untuk menghemat ruang. Kekurangannya, posisi lemari tidak bisa diubah karena ada ruang kosong di dalam dindingmu.

2.Tentukan Kelompok Barang dan Desain Furnitur

Tentukan Kelompok Barang dan Desain Furnitur

Ketika mendesain ruang pakaian, kamu juga perlu mendata kelompok barang yang dimiliki. Ini akan memudahkanmu untuk menentukan jenis lemari yang akan digunakan di ruangan.

Apakah ada koleksi jam tangan, tas, sepatu, atau perhiasan yang memerlukan meja kaca atau mungkin ada banyak pakaian yang memerlukan gantungan baju nantinya? Hal-hal seperti ini harus kamu perhatikan agar seluruh koleksi bisa tersimpan dengan baik.

Setelah mencatat kelompok barang yang dimiliki, kamu bisa menentukan jenis dan desain perabot. Untuk material lemari, kamu bisa pilih lemari kaca atau kayu yang tampilannya estetik.

Kemudian tentukan, apakah kamu ingin lemari tertutup, terbuka, atau tertutup tapi transparan. Untuk koleksi seperti tas dan perhiasan, sebaiknya pilih desain yang tertutup dengan pintu kaca. Agar barang yang disimpan terlindung dari debu tetapi tetap mudah untuk dilihat.

Salah satu elemen penting dalam walk-in closet adalah cermin besar. Perabot satu ini akan membuatmu lebih nyaman ketika memilih pakaian yang akan digunakan.

Tak hanya itu, cermin bisa membantu kegiatan beriasmu nantinya. Ukuran cermin sendiri sebaiknya setinggi badanmu atau lebih agar bisa menampilkan seluruh badan dengan baik.

3.Pencahayaan dan Ventilasi

Pencahayaan dan Ventilasi

Jika memungkinkan, gunakan salah satu dinding ruangan untuk membangun jendela. Ini untuk menjaga sirkulasi udara dan cahaya di dalamnya agar tetap baik.

Tak hanya itu, lengkapi ruangan dengan lampu yang terang agar tak terasa sumpek. Kamu bisa memilih lampu downlight yang sinarnya lebih fokus dan terang.

Nah, itulah beberapa tips yang harus kalian perhatikan sebelum membangun walk in closet. Semoga bermanfaat.